Monday, February 19, 2018

Kawanku dari Seberang

Dunia maya memang bukan lagi barang baru di jaman ini, jaman milenial. Ketika dunia dalam hanya genggaman, dari bocah sampai kakek nenek begitu mudah mendapat akses hanya dengan sepotong benda bernama HP, android dan sebangsanya.
Kawanku ini. Kami bertemu di dunia maya, lantas berteman dan bisa sharing banyak hal, diantaranya adalah tentang kehidupannya. Aku menyimak dalam kekaguman yang sungguh dari sebagian cerita hidupnya.

Dia memulai kisahnya saat duduk di kelas 3 SMK, tahun 2011. Di Masa itu, ayahnya harus bekerja di Kalimantan, sementara sang ibu, dia dan adiknya bertahan di Jakarta. Suatu ketika ayahnya mengalami kecelakaan kecil, namun berakibat fatal yakni menderita sakit hampir selama 5 tahun. Gadis belia, di usia 14 tahun harus mulai bekerja, berjualan makanan di sekolah. Kue bola-bola coklat dan martabak tahu buatan ibunya praktis menemaninya hingga tamat sekolah. 

Saturday, September 23, 2017

Indonesia-KTP untuk Status Hukum Warga Negara (5)

Sudah barang tentu, setiap warga negara ketika cukup usianya sesuai ketentuan perundangan, wajib mengantongi KTP. Maka, sejumlah aturan lain-pun berlaku kepada seseorang warga tersebut. 

Sebagaimana judul diatas, Indonesia-KTP sangat bermanfaat dalam ikut menertibkan pola sikap, tutur kata, perilaku di social media, dan tindakan sehari-hari. Bisa demikian adanya karena, terang saja warga negara bisa dengan cepat diimbuh kesadaran ber’hukum” jika tidak mau punya catatan hukum, atau berupa sesuatu yang melanggar hukum dan terekam rapi dalam I-KTP. 
Sebagai Kartu yang dapat menerangkan status Hukum seorang warga negara, I-KTP sudah pasti merupakan data warga Negara berupa informasi rekam jejak seorang warga Negara dalam kaitannya dengan status hukum seorang. ; apakah itu sedang bermasaah atau tidak, yang pasti statusnya bisa segera terupdate jika diakses dimanapun. 

Saturday, August 19, 2017

Indonesia-KTP menjadi Rujukan Status Ekonomi WNI (4)

Mengapa tidak ?,
Berkaitan dengan Status Ekonomi Warga Negara : Indonesia-KTP tentu memuat data aktivitas distribusi dan konsumsi seorang penduduk, baik secara individu, keluarga maupun dalam komunitas usaha tertentu. Urusan perekonomian, lazimnya terlihat dari aktivitas warga yang demikian, sekaligus ikut menentukan pertumbuhan ekonomi. Biasanya dengan mengukur tingkat keparahan kemiskinan, pendapat perkapita/penghasilan, dan daya beli masyarakat. Dari situ baru diketahui status seorang penduduk, termasuk Miskin atau tidak. Di Indonesia, lazimnya disematkan status ‘KK Miskin”.