Tahun 1985, Jakarta aku kenal pertama kali dari mata pelajaran PSPB masa SD dulu.
Setelah di SMP, ingatanku tentang Jakarta cuma seperti bayangan kelam usai mendengar dengan setengah mengerti nyanyian Iwan Fals di lagunya Kontrasmu Bisu.
Lalu, Kota ini makin aku kenal setelah di bangku SMA.
Jakarta, Ibu Kota Negara, Pusat Pemerintahan, salah satu kota dengan pusat perputaran uang, sumbunya ekonomi asia jaman itu, dan segala macam corak kehidupan ada disana.
Rasanya kepingin datang ke sana, tapi harus tertahan karena kurang mampu.

