Di hidup ini, kekecewaan seringkali hadir ketika kita terlalu berharap
pada manusia yang kepadanya kita menggantungkan cita-cita, cinta dan selaksa harapan.
Itu lumrah, karena jika tanpa tiga prasyarat itu, hubungan yang terbangun diantara
seseorang dengan seseorang yang lain, atau seseorang dengan kumpulan manusia
yang lain akan jadi mubasir.
“Catatan dari pinggir, tentang Hidup, manusia dan sekitarnya, ragam tema di Indonesia yang berjalan (masih) perlahan.”
Thursday, November 7, 2013
Saturday, March 30, 2013
Aku menginginkan Gereja yang papa dan berpihak pada kaum papa!
Dalam pertemuan dengan lebih dari 6000 jurnalis di ruangan Paulus VI,
tanggal 16 Maret 2013 silam, Paus Fransiskus berpesan demikian kepada
mereka:
Sahabat yang terkasih, saya senang dapat bertemu dengan kalian, di awal pelayanan saya di Takhta Santo Petrus, yang sudah bertugas di Roma di saat – saat yang sangat sibuk ini yang dimulai dengan pengumuman yang mengagetkan dari pendahulu saya yang saya hormati Benediktus XVI pada tanggal 11 Februari yang lalu. Saya menyambut setiap dari kalian dengan hangat.
Tuesday, July 10, 2012
Jokowi Untuk Jakarta, dan Jakarta untuk Indonesia
Tahun 1985, Jakarta aku kenal pertama kali dari mata pelajaran PSPB masa SD dulu.
Setelah di SMP, ingatanku tentang Jakarta cuma seperti bayangan kelam usai mendengar dengan setengah mengerti nyanyian Iwan Fals di lagunya Kontrasmu Bisu.
Lalu, Kota ini makin aku kenal setelah di bangku SMA.
Jakarta, Ibu Kota Negara, Pusat Pemerintahan, salah satu kota dengan pusat perputaran uang, sumbunya ekonomi asia jaman itu, dan segala macam corak kehidupan ada disana.
Rasanya kepingin datang ke sana, tapi harus tertahan karena kurang mampu.
Subscribe to:
Posts (Atom)